Pilih sistem koordinat yang Anda gunakan dari pustaka. Pustaka ini terbuka di Transformasi Koordinat, tempat sistem tujuan juga berasal dari pustaka yang sama.
Wilayah Indonesia terbentang dari zona UTM 46 hingga 54, baik belahan utara (N) maupun selatan (S) khatulistiwa (WGS84).
Zona 46-48 mencakup Sumatra dan sebagian Jawa bagian barat.
Zona 49-51 mencakup Jawa, Kalimantan dan Sulawesi; zona 52-54 mencakup Maluku dan Papua.
| Zona | Kode EPSG | Cakupan |
|---|---|---|
| 46N | 32646 | Aceh, Sumatra bagian utara |
| 47S | 32747 | Sumatra selatan, Jawa barat |
| 48S | 32748 | Jawa, Kalimantan barat |
| 49S | 32749 | Kalimantan timur, Sulawesi barat |
| 51S | 32751 | Sulawesi, Maluku |
| 54S | 32754 | Papua |
| Sistem | Kode EPSG |
|---|---|
| WGS84 (Geografis) | 4326 |
| Web Mercator | 3857 |
Datum nasional resmi: SRGI2013 (Sistem Referensi Geospasial Indonesia 2013), berbasis ITRF2008/WGS84, menggantikan DGN95 (Datum Geodesi Nasional 1995).
Data lama masih dapat menggunakan ID74 (Indonesian Datum 1974) atau datum Batavia pada peta kolonial Jawa dan Sumatra.
Gunakan tombol berikut untuk membuka Transformasi Koordinat dengan pengaturan yang telah dikonfigurasi untuk Indonesia:
Transformasi langsung WGS84 ↔ UTM tidak memerlukan pergeseran datum tambahan. Data dalam ID74 atau Batavia memerlukan parameter transformasi resmi ke SRGI2013.
Proyek di Indonesia umumnya menggunakan koordinat geografis WGS84/SRGI2013, zona UTM 46 hingga 54, dan datum ID74 atau Batavia pada data lama.
| Zona | EPSG | Penggunaan umum |
|---|---|---|
| 48S | EPSG:32748 | Jawa dan Kalimantan barat |
| 47S | EPSG:32747 | Sumatra selatan dan Jawa barat |